PRAMUKAKALTIM– Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pusdatin secara daring pada Sabtu (10/10/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan sinergi dan koordinasi dalam pengelolaan data dan informasi di lingkungan Gerakan Pramuka, dengan melibatkan Kwartir Daerah (Kwarda) dan Kwartir Cabang (Kwarcab) dari berbagai wilayah di Indonesia.
Rakornas yang dimulai pukul 13.30 WIB melalui Zoom Meeting ini membahas sejumlah agenda strategis, meliputi optimalisasi aplikasi AyoPramuka Kwarnas, pengelolaan media sosial, pengelolaan pemberitaan, serta penjaringan aspirasi, pertanyaan, keluhan, dan masukan dari Kwarda dan Kwarcab.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Pusdatin Kwarnas, Kak Ria Yusnita. Selanjutnya, peserta mendapatkan special speech dari Kak Ipang Wahid dengan tema “Optimalisasi Media Sosial untuk Penguatan Branding Pramuka”.
Dalam pemaparannya, Kak Ipang Wahid membahas pentingnya pemanfaatan media sosial untuk memperkuat citra dan identitas Gerakan Pramuka di tengah perkembangan komunikasi digital. Media sosial tidak hanya menjadi sarana publikasi kegiatan, tetapi juga ruang untuk membangun kedekatan dengan masyarakat, memperkenalkan nilai-nilai kepramukaan, serta menunjukkan aktivitas Pramuka yang kreatif, inspiratif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Pembuatan konten yang menarik dan beragam menjadi salah satu hal yang ditekankan. Seluruh anggota Gerakan Pramuka diharapkan dapat mengambil bagian dalam menciptakan konten kreatif, sehingga publikasi kepramukaan tidak hanya terpusat pada pengelola media resmi, tetapi juga berkembang melalui partisipasi aktif para anggota di berbagai tingkatan.
Materi berikutnya disampaikan oleh Kak Edina mengenai pengelolaan media sosial dan pemberitaan Gerakan Pramuka. Dalam sesi ini dijelaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki sejumlah kanal komunikasi dan publikasi yang dapat dimanfaatkan untuk menyebarluaskan informasi kegiatan, program, serta capaian organisasi.
Kanal tersebut meliputi situs web resmi, Instagram, Facebook, TikTok, dan YouTube. Pengelolaan berbagai kanal ini perlu dilakukan secara terarah dan konsisten, baik dari segi kualitas konten, penyajian informasi, maupun penggunaan identitas visual organisasi. Penggunaan logo dan elemen branding yang sesuai menjadi bagian penting untuk menjaga keseragaman identitas Gerakan Pramuka dalam setiap publikasi.
Selanjutnya, pembahasan berfokus pada pengembangan aplikasi AyoPramuka, yang pada awalnya dikembangkan sebagai sarana pendataan anggota Gerakan Pramuka secara digital. Seiring perkembangannya, aplikasi ini terus dikembangkan untuk mendukung berbagai kebutuhan organisasi, mulai dari pengelolaan keanggotaan hingga integrasi media sosial, pemberitaan, dan fitur-fitur pendukung lainnya.
Dalam aspek keamanan, mekanisme login dan perlindungan akun AyoPramuka menerapkan standar keamanan yang mengacu pada Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) guna melindungi data anggota. Salah satu langkah pengamanan yang diterapkan adalah pembatasan percobaan login maksimal lima kali untuk mencegah upaya penyalahgunaan akun.
Selain itu, pembaruan aplikasi yang dilakukan secara berkala merupakan bagian dari proses penambahan fitur dan peningkatan layanan. Ke depan, jadwal pembaruan akan diatur agar tidak mengganggu kenyamanan pengguna. Optimalisasi juga akan dilakukan untuk membuat ukuran aplikasi lebih ringan dan meningkatkan kinerjanya.
Pengembangan AyoPramuka turut mencakup sejumlah fitur baru, di antaranya fitur e-Giat untuk Lomba Tingkat serta fitur asesor dan akreditasi gugus depan. Ke depan, aplikasi ini juga direncanakan memiliki permainan edukatif bertema kepramukaan yang menarik bagi anggota. Berbagai usulan fitur lainnya akan ditampung dan diprioritaskan sesuai kebutuhan anggota Gerakan Pramuka.
Pengembangan tersebut sejalan dengan arah kebijakan hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gerakan Pramuka Tahun 2026, yaitu menggeser orientasi dari sekadar pendataan menuju pemanfaatan platform. Dengan demikian, AyoPramuka diharapkan tidak hanya menjadi basis data keanggotaan, tetapi juga berkembang menjadi platform digital yang memberikan manfaat nyata bagi anggota dan mendukung pelaksanaan program organisasi.
Rakornas Pusdatin juga menjadi ruang komunikasi dua arah antara Kwarnas, Kwarda, dan Kwarcab. Sejumlah aspirasi, pertanyaan, keluhan, serta masukan disampaikan oleh peserta selama kegiatan berlangsung. Berbagai hal tersebut dihimpun dan ditanggapi sebagai bahan evaluasi serta pertimbangan dalam meningkatkan kualitas layanan informasi dan pengembangan platform digital Gerakan Pramuka.
Melalui Rakornas ini, diharapkan terbangun koordinasi yang semakin kuat antara seluruh jajaran kwartir dalam mengelola data, mengembangkan media komunikasi, meningkatkan kualitas pemberitaan, serta memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat branding Gerakan Pramuka dan menghadirkan layanan informasi yang lebih efektif, terintegrasi, serta bermanfaat bagi seluruh anggota.
Humas Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Timur


