Search
Close this search box.

Kwarnas Gelar Evaluasai dan Simulasi Sistem Registrasi Kursus Tenaga Pendidik (E-Diklat)

Jakarta — Kwartir Nasional Gerakan Pramuka (Kwarnas) menyelenggarakan kegiatan Evaluasi dan Simulasi Sistem Registrasi Kursus Tenaga Pendidik (E-Diklat) secara daring pada Selasa, 21 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya optimalisasi implementasi sistem E-Diklat yang telah ditetapkan sejak Juli 2025.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 13.30 WIB ini bertujuan untuk meningkatkan peran serta Kwartir Daerah (Kwarda) dalam pemanfaatan sistem digital E-Diklat, sekaligus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan yang telah berjalan di berbagai daerah.

Melalui kegiatan ini, Kwarnas berharap terjadi peningkatan pemahaman teknis serta keseragaman dalam penggunaan sistem registrasi kursus tenaga pendidik di seluruh Indonesia. Selain itu, simulasi yang dilakukan juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi kendala serta menyusun langkah perbaikan ke depan.

Dalam rangka mendukung kelancaran kegiatan, Kwarnas mengimbau kepada seluruh Ketua Kwarda untuk menugaskan perwakilan yang terdiri dari Wakil Ketua Kwarda atau Andalan Daerah Bidang Binawasa, Ketua Pusat Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Pusdiklatda), satu orang unsur Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kwarda, serta satu orang pelatih atau calon admin E-Diklat.

Partisipasi aktif dari seluruh Kwarda diharapkan dapat memperkuat sistem pembinaan tenaga pendidik di lingkungan Gerakan Pramuka, sekaligus mendorong transformasi digital yang lebih efektif dan terintegrasi.

Dengan adanya kegiatan ini, Kwarnas menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sistem pelatihan yang modern, adaptif, dan berbasis teknologi.

Penutupan

Kegiatan Evaluasi dan Simulasi Sistem Registrasi Kursus Tenaga Pendidik (E-Diklat) secara resmi ditutup oleh Kak Yana Suptiana. Dalam arahannya, beliau menekankan agar seluruh Kwartir Daerah (Kwarda) segera menunjuk admin E-Diklat guna mendukung optimalisasi pelaksanaan sistem tersebut di masing-masing daerah.

Sejalan dengan itu, Pusdiklatnas bersama Wakil Ketua Binawasa menyampaikan harapan agar aplikasi AyoPramuka, khususnya fitur E-Diklat, dapat diimplementasikan hingga ke tingkat daerah. Hal ini penting untuk memastikan ketersediaan data yang valid dan akurat, sehingga dapat menjadi dasar dalam menyusun program kerja ke depan, mengukur kekuatan organisasi, serta menghasilkan perencanaan yang lebih tepat dan berdampak.

Bagi Kwarda yang masih memerlukan penjelasan lebih lanjut, diimbau untuk dapat berkoordinasi dengan Pusdatin Kwarnas, Bidang Binawasa, maupun Pusdiklatnas.

Kegiatan ditutup dengan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi, baik secara daring maupun luring, dengan harapan sinergi ini dapat terus terjalin demi kemajuan Gerakan Pramuka.

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn

Social Media

Most Popular